Beranda / Tentang Kami
Siapa kami
Yayasan Konservasi Alam dan Pelestarian Spesies Terancam Punah (KARST) bekerja untuk satwa Jawa yang terancam, endemik, dan sering terlupakan.

Ringkasan
Lembaga resmi untuk kerja yang sudah berjalan sejak 2017
Yayasan KARST didirikan pada awal 2024 untuk memperkuat legalitas dan memperluas cakupan Javan Species Recovery Programme (JaSpeR), yang diinisiasi Chester Zoo pada 2017 dengan fokus pada survei populasi babi kutil jawa.
Kini kami bekerja untuk spesies terancam punah, endemik, dan yang kurang mendapat perhatian melalui penelitian ilmiah, pelestarian habitat, serta penyelesaian konflik antara satwa liar dan masyarakat, khususnya di Jawa Barat.
SK Kemenkumham AHU-0004735.AH.01.04.Tahun 2024
Visi
Ikut berkontribusi dalam pelestarian spesies terancam punah, endemik, dan yang kurang mendapat perhatian di Pulau Jawa, dengan pendekatan ilmiah, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Misi
Lima komitmen kami
Pelestarian spesies terancam punah dan endemik
Penelitian ilmiah dan aksi konservasi untuk spesies yang paling rentan.
Kolaborasi dan manajemen konflik
Kerja sama lokal dan internasional untuk meminimalkan konflik manusia dan satwa.
Pemberdayaan masyarakat dan pendidikan
Edukasi, pelatihan, dan pemberdayaan yang membangun kepedulian warga.
Restorasi dan perlindungan habitat
Rehabilitasi hutan dan strategi adaptif menghadapi perubahan ekosistem.
Pengembangan ilmu pengetahuan
Penelitian, studi banding, dan riset yang inovatif di bidang lingkungan dan kehutanan.
Fokus studi
Pendekatan multidimensi
Pelestarian spesies
Melindungi spesies terancam punah di habitat alaminya.
Pemulihan habitat
Memantau dan memulihkan ekosistem yang rusak.
Konservasi berbasis masyarakat
Melibatkan warga dalam keputusan dan pelaksanaan.
Pemberdayaan masyarakat
Warga berperan aktif mengelola sumber daya alamnya.
Pendidikan lingkungan
Program sekolah, kampanye, dan kolaborasi komunitas.
Inovasi teknologi
Sensor, satelit, dan kamera jebak untuk pemantauan.
Sejarah
Dari dua peneliti ke sebuah yayasan
Chester Zoo memulai JaSpeR dengan dua peneliti yang menyurvei babi kutil jawa di Jawa Barat.
Survei diperluas ke seluruh Pulau Jawa untuk memetakan populasi yang tersisa.
Program konservasi berbasis masyarakat dimulai di Batukaras, Pangandaran.
Yayasan KARST berdiri dan melanjutkan JaSpeR sebagai lembaga resmi.
Tim
Orang-orang di balik KARST
Prof. Dr. Gono Semiadi
Ketua Pengawas
Yudi Irawan
Ketua Pembina
Hany Zuyyina L.
Ketua Pengurus
M. Arifuddin
Sekretaris
Milzam Shidqi Z.
Bendahara
Atrasina Adlina
Anggota Pengurus
Yayan
Anggota Pengurus