Latar Belakang
JaSpeR dimulai oleh Chester Zoo pada 2017 dengan tim kecil berisi dua orang yang menyurvei populasi babi kutil jawa di alam liar. Data populasi spesies ini sangat minim, padahal statusnya terancam punah menurut Daftar Merah IUCN.
Program berkembang dari survei ke manajemen konflik dengan petani, lalu ke konservasi berbasis masyarakat. Sejak 2024 JaSpeR dilaksanakan oleh Yayasan KARST.
Perjalanan Program
Survei populasi di Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah
Population size and hunting offtake of Javan warty pigs (Sus verrucosus) in West Java, Indonesia, with notes on the Sunda pangolin (Manis javanica) and other wildlife species.
Langkah awal memahami status populasi, sebaran, dan tekanan perburuan.
Penurunan populasi di Banjar
Current Population Javan Warty Pig (Sus verrucosus) in Banjar, West Java, Indonesia.
Studi penyebab dan tingkat penurunan populasi di Banjar, Jawa Barat.
Survei lanjutan di seluruh Pulau Jawa
Pemantauan menyeluruh babi kutil jawa dan spesies terancam lain sebagai dasar strategi jangka panjang.
Perlindungan tanaman di Batukaras
Establishing the most effective method to decrease crop raiding by Javan Warty Pig Sus verrucosus (Boie, 1832) in Batukaras, West Java, Indonesia.
Menguji cara paling efektif mengurangi serangan babi kutil ke ladang warga.
Konservasi berbasis masyarakat di Batukaras
Community-Based Conservation Program of Javan Warty Pig in Batukaras, Pangandaran, Java, Indonesia.
Warga terlibat langsung dalam pelestarian. Dilaksanakan oleh Yayasan KARST.
Lokasi Kerja
Tantangan
- Degradasi habitatHutan tergerus aktivitas manusia dan perubahan iklim.
- Konflik dengan wargaBabi kutil memakan tanaman di ladang dekat hutan.
- Keterbatasan sumber dayaDana dan tenaga lapangan terbatas.
- Kesadaran publikSpesies kurang dikenal, partisipasi masih rendah.
- Kerangka hukumEndangered di IUCN, belum dilindungi hukum Indonesia.
- Data yang minimPopulasi akurat baru terkumpul sejak JaSpeR.