Beranda / Tentang Kami / Sejarah

Sejarah kami

Dari dua peneliti yang menghitung babi kutil jawa pada 2017, menjadi yayasan yang bekerja untuk satwa terlupakan di Pulau Jawa.

Perbukitan hutan di Jawa Barat

Latar belakang

Langkah nyata melalui legalitas dan kolaborasi.

Yayasan KARST dibentuk sebagai respons atas kebutuhan upaya konservasi yang legal dan berkelanjutan di Pulau Jawa, khususnya untuk spesies terancam punah seperti babi kutil jawa.

Idenya berawal dari Javan Species Recovery Programme (JaSpeR) yang dimulai Chester Zoo pada 2017 oleh tim kecil berisi dua orang. Seiring waktu JaSpeR berkembang, dan kebutuhan akan lembaga resmi yang bisa bekerja sama dengan pemerintah, akademisi, komunitas lokal, dan mitra internasional semakin terasa.

Lini masa

Tonggak perjalanan

  1. 1
    2017

    JaSpeR dimulai

    Chester Zoo memulai program dengan dua peneliti yang menyurvei babi kutil jawa di Jawa Barat.

  2. 2
    2019

    Survei Banjar

    Studi penyebab dan tingkat penurunan populasi babi kutil jawa di Banjar.

  3. 3
    2020

    Survei se-Jawa

    Survei lanjutan untuk memantau populasi di seluruh Pulau Jawa.

  4. 4
    2021–2022

    Perlindungan tanaman

    Menguji cara mengurangi serangan babi kutil ke ladang warga di Batukaras.

  5. 5
    2022–2024

    Konservasi bersama warga

    Program konservasi berbasis masyarakat di Batukaras, Pangandaran.

  6. 6
    2024

    Yayasan KARST berdiri

    Terdaftar dengan SK Kemenkumham AHU-0004735.AH.01.04.Tahun 2024.

  7. 7
    2025

    Domain karst.or.id

    Yayasan mengajukan domain resmi untuk kanal informasi publik.

Ke depan

Rencana strategis

1

Perluasan program

Menjangkau spesies endemik lain yang juga terancam punah, sambil tetap memusatkan perhatian pada babi kutil jawa.

2

Lebih banyak ahli

Melibatkan lebih banyak ahli konservasi dan peneliti agar program berbasis bukti dan hasilnya terukur.

3

Kolaborasi lebih luas

Memperkuat kemitraan dengan pemerintah, akademisi, masyarakat, dan mitra internasional.

Ingin ikut menjaga satwa Jawa?